Kamis, 03 Mei 2012

nasib OHP yang menjadi electronic trash

kita pasti sudah kenal dengan alat yang satu ini,dia bernama OHP atau yang lebih dikenal dengan Over Head Projector,saya jadi teringat masa SMA dulu ketika alat ini dipake buat memproyeksikan materi pembelajaran ke sebuah whiteboard dan biasanya menggunakan media transparan berisi materi yang akan disampaikan kepada para siswa alat ini juga biasanya juga dipake buat presentasi tapi seiring perkembangan zaman alat ini sudah mulai di tinggalkan karena apa ...? untuk lebih jelasnya ikuti aja berita yang gue share ini..

 

Over Head Projektor (OHP) yang Menjadi Sampah Elektronik


HL | 02 May 2012 | 14:01 Dibaca: 655   Komentar: 13   2 dari 2 Kompasianer menilai menarik
Saya masih ingat ketika dulu belajar di bangku sekolah sering menggunakan OHP. Apa itu OHP? OHP adalah kepanjangan dari Over Head Projektor. OHP berguna untuk memproyeksikan media transparan kearah layar, dengan hasil gambar yang cukup besar.
13359347362069815668
ilustrasi/admin direct.sanwa.co.jp

Kegunaan alat ini untuk mempermudah penyampaian materi dalam sebuah presentasi. Mempermudah dalam penyampaian sebuah materi di depan khalayak.
OHP  secara umum digunakan untuk pengganti papan tulis dengan menggunakan pen khusus yang ditulis pada lembaran transparan.
Saya masih dulu saya suka menulis dan menjelaskan presentasi dengan menggunakan OHP ini. kebetulan saya suka pelajaran biologi. Maka saya suka meminta guru untuk menyediakan lembaran transparan untuk ditulisi bahan pelajaran yang akan diperagakan menggunakan OHP.
Kebetulan tulisan tangan saya juga tergolong rapi dan bagus. Banyak guru dan teman-teman yang berkata seperti itu. ditambah lagi saya juga hobi menggambar. Karena pelajaran biologi banyak berisi tentang hewan dan tumbuhan yang bisa dijadikan gambar pelengkap dalam lembaran transparan untuk presentasi OHP. Saking mantapnya hasil lembaran yang saya tulis di lembaran transparan itu, guru biologi waktu di SMA memintanya dan sekarang menjadi hak miliknya. Saya tidak tahu apakah hingga karya saya itu masih beliau simpan atau tidak.
Yang jelas seperti itulah pengalaman yang saya alami ketika belajar menggunakan OHP. Karena OHP ini juga banyak mendukung dan memberikan manfaat dalam belajar.
Itu sih dulu… Ketika saya masih duduk di bangku SMP hingga SMA. Penggunaan OHP masih rutin digunakan. Bahkan hingga sekitar tahun 2010, ketika duduk di kelas XII, OHP ini masih sering digunakan.
Tapi sekarang zaman sudah berubah. Sudah jarang yang menggunakan OHP. Karena berbagai faktor. Mungkin penggunakan OHP masih bisa kita jumpai di daerah-daerah.
Banyak faktor yang membuat ohp seperti ditinggalkan. Menggunakan OHP memang agak merepotkan. Saya masih ingat ketika dulu belajar biologi, sebelum pelajaran dimulai saya sering disuruh guru untuk mengangkat OHP dari ruang guru ke kelas. Cukup berat juga sih untuk seukuran siswa.
Selain itu bahan materi yang akan dipresentasikan juga harus dipersiapkan terlebih dahulu. Musti ditulis di lembar transparan itu dulu. Lembaran transparan itu tidak menggunakan pena sembarangan melainkan ada pena khusus. Bayangkan, pasti akan sangat melelahkan jika menulisnya dengan tangan sampai berlembar-lembar banyaknya.
1335934841317310737
pena khusus OHP (sumber:alattulisku.com)

Belum lagi masalah penggunaan listrik. Maka banyak faktor yang membuat orang sekarang enggan menggunakan OHP.
Masalah ini juga saya soroti di kehidupan nyata. saya menyoroti OHP yang ada di kampus. Dikampus saya saat ini banyak OHP yang tidak digunakan lagi. OHP-OHP itu jumlahnya cukup banyak namun hanya terlihat seperti sampah elektronik saja.
Jika di hitung lumayan juga jumlahnya. Di Fakultas ada 4 lantai. Setiap lantai ada sekitar delapan hingga sepuluh kelas yang digunakan untuk perkuliahan. Dari sekian banyak kelas masih banyak dijumpai keberadaan OHP. OHP-OHP itu hanya diam membisu di depan kelas tak lagi dilirik sama sekali.
13359349861679675634
OHP yang tidak lagi terpakai hanya menjadi seperti sampah elektronik (dok. pribadi)
13359350471997987142
OHP yang ada di depan kelas OHP yang tidak lagi dipakai (dok. pribadi)
13359351052101837271
hanya terajang indah di depan kelas (dok. pribadi)

Apa boleh buat.. sekarang zaman sudah semakin maju. Perkembangan teknologi semakin pesat. Selalu ada perubahan dari inovasi-inovasi yang dikembangkan. Jika inovasi yang baru lebih efisien daripada teknologi yang lama tentu keberadaan  teknologi yang lama akan ditinggalkan.
karena OHP penggunaannya sudah kurang efisien lagi maka digantikan dengan penggunaan layar LCD. Sekarang ini dunia pendidikan sedang menggunakan layar LCD. Presentasi tidak lagi dengan OHP. beberapa tahun lagi mungkin teknologi yang digunakan dalam pendidikan sudah akan digantikan dengan teknologi yang baru yang lebih canggih dari yang sekarang.
1335935194954769107
penggunaan OHP diganti dengan LCD (dok. pribadi)

Kembali kita pada masalah OHP tadi. Apakah ada solusi untuk mecegah pemborosan atau pembiaran terhadap OHP itu?
Menurut saya, lebih baik Ohp-Ohp menganggur itu dikirim ke sekolah-sekolah di daerah yang belum berkembang. Banyak sekolah yang belum menerapkan teknologi pendidikan dalam kegiatan pembelajaran. Jangan ditanya tentang layar Lcd, Ohp saja tidak punya. Kalah dengan masjid yang pernah saya jumpai di daerah saya. Di kampung saya ada Masjid Raya Batang Tabik yang malah sudah memasang layar LCD. Mungkin untuk membantu ustadz dalam memprsentasikan isi ceramahnya di depan jemaah. Keren ya… :)
1335935258284978936
presentasi di depan kelas dengan LCD (dok. pribadi)

Apakah saran saya tadi bisa diterima atau tidak saya juga tidak tahu. Daripada OHP itu menganggur lebih baik disalurkan ke sekolah-sekolah. Mungkin teknisnya bisa diatur oleh pihak kampus dengan pihak sekolah yang akan dikasih OHP itu.
Yang jelas sekarang ini OHP hanya tinggal riwayatnya saja. OHP-OHP itu hanya diam membisu. Tidak dilirik, hanya mengganggur begitu saja. Hanya seperti sampah elektronik. 


http://teknologi.kompasiana.com/terapan/2012/05/02/over-head-projektor-ohp-yang-menjadi-sampah-elektronik/

3 komentar:

  1. komented en fisited your blog
    nais
    banyak post nya broo
    ga kaya gw
    wkwkwkkwkw
    sebulan tuh dikit :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha ane cuma bisa kasih +1 aja ea gan, Thank's for share :)

      Hapus
    2. yeee..biar sedikit kan asalkan hasil karya sendiri malah lebih bagus ,gw do'ain moga2 blog lw tambah rame deh ..klo gw kan masih newbie jadi postingannya masih kebanyakan kopas..heheheh (padahal aslinya mah punya blognya lebih dari lima tapi sayangnya lupa email ma passwordnya ..ups keceplosandeh..hhehe)

      Hapus